Rapor Merah Emas di Pegadaian

Rapor Merah Emas di Pegadaian
Penjual sedang menjajakan emas. (IN)

Jakarta, nomorsatukaltim.com – Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian di awal pekan ini, Senin (7/9) “merah” alias turun di semua jenis dan satuan. Padahal harga emas dunia menguat tipis 0,1 persen di perdagangan Jumat (4/9) pekan lalu.

Memang selain emas dunia, harga logam mulia di dalam negeri juga dipengaruhi oleh kurs rupiah serta supply-demand. Sehingga terkadang pergerakannya tidak searah.

Pegadaian menjual 3 jenis emas Antam dan berbagai satuan. Mulai dari 0,5 gram sampai 1.000 gram. Nyaris semua harga per satuan tersebut mengalami penurunan. Selain itu, Pegadaian juga menjual emas UBS, yang juga “merah” di semua satuan.

Berdasarkan situs resmi Pegadaian, emas Antam standar dengan berat 1 gram dibanderol Rp 1.064.000/batang. Turun Rp 4.000 atau 0,37 persen. Satuan lainnya juga mengalami penurunan. Dengan rata-rata sekitar 30 persen. Satuan 100 gram hari ini dihargai Rp 100.511.000/batang atau melemah 0,31 persen.

Emas Antam retro yang fluktuasi harganya paling tinggi hari ini melemah 1,3 persen menjadi Rp 984.000/batang. Kemudian satuan 100 gram dibanderol Rp 98.355.000/batang. Melemah 1,25 persen.

Pelemahan emas Antam retro lebih dari 1,2 persen di semua satuan. Emas Antam retro merupakan emas kemasan lama. Di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas retro ini terakhir kali diproduksi pada 2018.

Kemudian emas Antam batik. Yang paling mahal di antara jenis lainnya. Sudah stagnan dalam 5 hari beruntun di Rp 1.189.000/batang. Untuk berat 1 gram. Emas batik 1 gram ini menjadi satu-satunya yang rapornya tidak merah.

Sementara satuan 0,5 gram dibanderol Rp 619.000/batang. Turun 0,31 persen. Pegadaian hanya menjual emas Antam batik dengan berat 0,5 gram dan 1 gram.

Selain itu, emas UBS yang dijual Pegadaian juga turun di semua satuan. Tetapi bervariasi. Ada yang turun sekitar 0,3 persen. Ada pula yang turun di atas 1 persen. (cnbc/qn)

Komentar