Pengetahuan Kader Masih Kurang

Pelayanan di posyandu Kecamatan Kelay, beberapa waktu lalu.(DOK)

TANJUNG REDEB, DISWAY- Kader pos pelayanan terpadu (posyandu) adalah ujung tombak. Untuk pelayanan kesehatan dasar masyarakat hingga ke pelosok.

Hanya saja tantangannya pada sumber daya manusia (SDM). Sebagian kader masih kurang pengetahuan pada tugas yang diembannya. Baik dari sisi akademik maupun teknis.

Inilah, kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sane yang harus mendapat perhatian serius. Apalagi kader yang masih tidak dapat baca tulis.

“Kadang ada yang bisa baca tulis, tapi tidak ada kemauan jadi kader,” ujarnya, belum lama ini.

Padahal, katanya, posyandu mendapat respons positif masyarakat. Sebab melayani ibu dan balita serta lanjut usia. Total posyandu di Berau sebanyak 268 untuk ibu dan balita. Sedangkan lansia 150 posyandu.

Di posyandu, tambah Lamlay, pelayanan kesehatan harus ditunjang peningkatan kapasitas kader. Merekalah yang berperan besar sebagai pemberi informasi kesehatan. Sekaligus penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu.

Lamlay mengaku pihaknya telah berupaya meningkatkan SDM dengan memberikan pelatihan rutin. B aik dari pemerintahan kampung dan Dinkes. Selalu ada pelatihan, sehingga kader dapat berinovasi dan berkembang.

“Posyandu pentingmengontrol agar tidak terjadi stunting, asupan gizi yang pas untuk lansia, dan mengurangi kemungkinan kematian ibu,” tutupnya (RAP)


Tinggalkan Balasan