Tingkatkan Sinergi Dunia Usaha dan Industri, BLK Samarinda Gelar Rakor

Kepala BLK Samarinda, Andri Susila(tiga kanan), Kadisnakertrans Kaltim, H Suroto (tiga kiri), dan Ketua FKLPI Samarinda, Agus Sundawiwaha (kiri) berfoto bersama. (topan/nomorsatukaltim)

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) melalui Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri (FKLPI) Samarinda. Kegiatan bertempat di Ruang Aula BLK Lantai 2, Jalan Untung Suropati No 43, Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Senin (7/9) pagi.

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Badan Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Andri Susila. Dihadiri Ketua FKLPI Samarinda, Agus Sundawiwaha. Rakor ini bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah (Disnakertrans) Provinsi Kaltim. Turut hadir Kadisnakertrans Kaltim, H Suroto sekaligus membuka acara.

Dijumpai media ini, Kepala BLK Samarinda, Andri Susila mengatakan kegiatan ini penting dalam rangka memberikan pemahaman urgensi dibentuknya FKLPI di daerah ini. Masalah utama di bidang ketenagakerjaan yang harus dihadapi, menurutnya, menurunkan jumlah pengangguran dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia. Agar dapat bersaing di era pasar kerja global.

“Nah, masih ada miss match antara dunia pendidikan dan dunia industri atau kita sebut pelatihan vokasi. Sehingga, kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja Indonesia tidak sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.

“Mengatasinya, dengan memberikan pelatihan kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, FKLPI berperan sebagai jembatan dan wadah komunikasi antara lembaga pelatihan kerja. Khususnya BLK dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

“Kami bersinergi dengan dunia industri. Sebab, kita harus bisa menyesuaikan kekuatan skill yang dibutuhkan oleh pasar industri saat ini,” jelasnya.

Tingkatkan Sinergi Dunia Usaha dan Industri, BLK Samarinda Gelar Rakor
Rapat Koordinasi (Rakor) telah dijalankan sesuai protokol kesehatan. Terlihat seluruh narasumber dan pejabat BLK Samarinda dan Disnakertrans Kaltim memakai masker
(Topan/nomorsatukaltim)

Ketua FKLPI Samarinda, Agus Sundawiwaha mengatakan, sinergi dengan dunia industri juga terjadi pada bidang perhotelan. Termasuk dengan Asosiasi Human Resource Development (HRD) Perhotelan Samarinda dan beberapa industri terkait lainnya.

“Sektor perhotelan juga punya potensi yang harus ditingkatkan. Sebab, FKLPI harus mampu memberikan informasi, berdasarkan keperluan industri di SDM (sumber daya manusia) masyarakat,” imbuhnya.

Kadisnakertrans Kaltim, H Suroto dalam sambutannya, berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh forum. Terutama BLK Samarinda yang berkontribusi membangun SDM di bidang pelatihan vokasi.

“Penyelenggaraan acara ini dirasa sangat penting dan strategis sekali. Sebab, sangat relevan untuk mengembangkan program pelatihan di dunia usaha dan industri,” pungkasnya. (Adv/top/zul)

Komentar