Penggunaan Bansos Harus Jelas, Diusulkan Rp 54 Miliar Sampai Desember

Balikpapan, nomorsatukaltim.com –Pemkot berencana menganggarkan bansos tambahan untuk masyarakat sebesar sekitar Rp 54 miliar.

Hal itu terungkap dalam nota penjelasan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengenai rencana APBD perubahan 2020.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menyebut fraksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti rencana penggunaan anggaran sekitar Rp 54 tersebut. “Diminta kepada pemerintah bagaimana akuntabilitasnya,” ujar politisi Gerindra, tersebut, saat ditemui, Senin (7/9/2020).

Sebelumnya Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyebut pembahasan jaring pengaman sosial tambahan direncanakan untuk dilakukan di empat bulan terakhir di tahun ini. Yakni September, Oktober, November dan Desember. “Kalau programnya pemerintah kota, masih pembahasan,” katanya.

Wali kota dua periode itu belum menentukan menyebut jumlah penerima bansos pemkot. Meski rencananya pemkot akan kembali memberikan bantuan sesuai data penerima bansos sebelumnya, yakni untuk 70 ribu Kepala Keluarga (KK).

Namun dengan keterbatasan anggaran, maka ada kemungkinan jumlahnya juga berkurang. “Apakah 70 ribu atau 50 ribu nanti kita lihat dulu. Karena intinya kita koordinasikan dengan bantuan provinsi,” urainya.

Sedangkan untuk bantuan dari Pemprov Kaltim, lanjutnya, akan segera didistribusikan dalam waktu dekat. “Terutama untuk para pedagang dan UMKM. Kemudian yang dari pusat, dari kementerian sosial sudah berlangsung kemarin,” urainya. (ryn/boy)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar