Energi Baru Pengusaha Muda

PENYERAHAN pataka Hipmi kepada Sakirman sebagai ketua BPC Hipmi Berau periode 2020-2023. Pelaksanaan Muscab V dilaksanakan di Hotel Palmy, Sabtu (5/9). (Arjuna/Disway)

Aklamasi, Sakirman Nakhoda HIPMI Berau

Estafet kepemimpinan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Berau, secara mufakat. Atau aklamasi. Organisasi yang di bidang perekonomian periode 2020-2023, kini dipimpin Sakirman. Menggantikan Wendy Lie Jaya, yang kini menjadi Ketua Dewan Pembina HIPMI Berau.
Ketua BPC Hipmi Berau, Sakirman menyampaikan, pandemik COVID-19 menjadi tantangan di masa kepemimpinannya. Di mana, situasi perekonomian sedang merosot. Baik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hingga pengusaha besar. Memutar otak agar bisnisnya berjalan di tengah gempuran virus yang merebak dari Wuhan, Tiongkok.

Namun, Sakirman tidak gentar. Menurutnya, kehadiran HIPMI menjadi energi baru pengusaha muda. Menciptakan alternatif peluang-peluang bisnis dan usaha baru. Menjadi wadah menciptakan kreatifitas, guna membangkitkan gairah perekonomian.

Mencapainya, dengan melakukan pembimbingan usaha. Tentu dengan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kadin dan asosiasi pengusaha lainnya. Mereka memiliki relasi dan jejaring yang luas, seputar peluang usaha yang potensial digarap generasi milenial.
“Harus bersama-sama membangun ekonomi menjadi kuat, meski COVID-19,” katanya kepada Disway Berau, Sabtu (5/9).

Lanjut Sakirman, tidah hanya sekadar peluang. Tapi, HIPMI PT menjadi kiblat pembinaan, pengembangan dan kaderisasi wirausaha muda. Sebagai pengusaha baru. Sebagaimana yang dicita-citakan DPP HIPMI, mencetak pengusaha muda masuk dalam 20 konglomerat Indonesia. Dengan harapan, pengusaha muda Berau mengisi daftar tersebut.

Membangun HIPMI menjadi tumpuan penguatan ekonomi alternatif kedepannya. Bergandengan tangan mencari solusi ekonomi terbarukan, baik UMKM maupun pengusaha besar. Tidak hanya berorientasi membesarkan usaha semata, tapi loyalitas kepada HIPMI, sebagai kader untuk tumbuh bersama dengan spirit pengusaha pejuang, pejuang pengusaha. Serta mengkristal jati diri setiap kader.

“Yang pasti, bisa melanjutkan harapan kita bersama. Semakin maju kedepannya,” harapnya.

Ketua Dewan Pembina HIPMI Berau, Wendy Lie Jaya mengharapkan, kepengurusan baru dapat menciptakan pembisnis muda yang sukses.

Karena HIPMI merupakan organisasi kader. Fokus pada tujuan HIPMI, meski angka kasus COVID-19 di Bumi Batiwakkal kian bertambah.
“Pengkaderan tetap berjalan. Terutama menghidupkan perekonomian di tengah bencana non alam (COVID-19),” ucapnya.

Tidak hanya sekadar membibit sebanyak-banyaknya. Tapi, mengubah kaula muda yang mempunyai mindset (pola pikir) bekerja usai menempuh pendidikan. Namun, memiliki pemikiran berbeda. Pola pendidikan untuk berusaha. Serta meningkatkan bisnis berjenjang. Dari usaha mikro menjadi kecil, kecil ke menengah dan menengah ke besar.

“Harapan kami seperti itu. Dan kekurangan saya menjabat (masa bakti 2017-2020) mohon dimanfaatkan. Yang positif dapat dilanjutkan dengan kepengurusan yang baru,” terangnya.

Perwakilan BPD Hipmi Kaltim, Wibowo menyampaikan, terpilihnya ketua secara mufakat, dapat membawa kejayaan HIPMI Berau lebih baik dari periode sebelumnya. Karena banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah (PR) di tengah pandemik. Terutama kendala besar dalam berbisnis.

Diungkapkannya, banyak pengusaha yang mencari jalan keluar agar bisnisnya tetap berjalan. Dengan melakukan efesiensi, mulai pengurangan tenaga kerja, jam bekerja hingga honor. Apalagi, COVID-19 menjadi “tembok” bertemu customer atau pelanggan. Sehingga, harus ekstra memutar otak agar perusahaan tetap memperoleh pemasukan. Meski tidak sebanyak hari normal.

Selain itu, Dia berharap, HIPMI Berau mampu berprestasi hingga nasional. Tujuannya, memperluas jaringan dan pertemanan dengan pengusaha di Indonesia. Kondisi itu, akan menjadi keuntungan dalam menjali kerja sama maupun mitra usaha.

“Jadi, dibutuhkan terobosan dan stategi untuk mencapainya yang diharapkan dapat disusun oleh kepengurusan yang baru,” terangnya.
Sementara Ketua Kadin Berau, Fitrial Noor mengatakan, pengurus baru harus berani tampil memunculkan pengusaha muda. Jangan jago di kandang. Artinya, tidak hanya beraktivitas di Berau, namun ke tingkat lebih tinggi. Hingga skala nasional.

Bila perlu, kata Dia, pengurus HIPMI Berau dapat berkiprah di tingkat provinsi. Memang tidak gratis, membutuhkan modal, biaya sendiri untuk akomodasi bolak-balik Berau-Samarinda setiap ada agenda organisasi. Namun harus berani berkorban. Karena bonafide yang diperoleh tidak ternilai. Itu sebagian pengalamannya dulu.

“Musda BPD Kaltim yang akan dilaksanakan bulan ini, menjadi kesempatan untuk berkarier di provinsi. Dengan harapan, kader HIPMI Berau masuk kepengurusan di provinsi guna mengembalikan kejayaan,” terangnya.

Proses pelantikan lewat Musyawarah Cabang (Muscab) V Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Berau digelar di Hotel Palmy, Sabtu (5/9). Acara dengan tema “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha” dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Jabat tangan sebagai tradisi ucapan selamat, diganti menjadi doa. Sebagai bentuk dukungan memutus rantai penyebaran COVID-19 di Bumi Batiwakkal.

Turut hadir perwakilan BPD HIPMI Kaltim beserta sejumlah pengurus kabupaten/kota dan Ketua Kadin Berau Fitrial Noor, sebagai saksi prosesi penyerahan pataka Hipmi kepada Sakirman. Sebagai pucuk pergantian ketua BPC HIPMI Berau. */JUN/APP

Komentar