PRSI Balikpapan Impikan Kolam Renang Standar Internasional

0

Pengkot PRSI Balikpapan berharap Pemkot segera merealisasikan pembangunan kolam renang standar internasional. (Andi Muhammad Hafizh/ Disway Kaltim)

Balikpapan, nomorsatukaltim.com– Prestasi mentereng selalu diraih cabang olahraga renang Balikpapan. Tak bisa dipungkiri, cabor renang selalu menjadi andalan kota Balikpapan di berbagai event. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

Seperti yang diraih saat Porprov VI Kaltim 2018 lalu di Kutai Timur. Kontingen renang Kota Minyak berhasil mempersembahkan 19 medali emas. Hasil tersebut juga menjadikan Balikpapan sebagai barometer cabor renang.

Hanya saja prestasi yang gemilang tersebut tak dibarengi dengan ketersediaan venue latihan. Padahal Pemkot Balikpapan pernah menjanjikan segera membangun kolam renang standar internasional. Lokasinya pun sudah ditentukan. Tepat di belakang Gedung Kesenian.

Hingga saat ini wacana sejak 2010 itu tak kunjung terealisasi. Atlet pun terpaksa latihan seadanya di kolam renang Mulawarman dan beberapa kolam lainnya. Pastinya dengan mengandalkan biaya swadaya.

“Tahun 2012 janji dibangun. Bahkan Maret lalu saat kejuaraan open nasional, Wali Kota  membangun komunikasi dengan PB PRSI,” kata Ketua Pengkot Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Balikpapan, Ali Bausat.

Ali sangat berharap Balikpapan bisa segera mempunyai kolam renang standar internasional. Sejauh ini atlet-atlet Balikpapan cukup diperhitungkan di level nasional. Di luar Jawa, kekuatan cabor renang ada di Kaltim, khusunya Balikpapan.

Selain itu keberadaan kolam renang nantinya sangat menguntungkan Balikpapan. Apalagi selama ini Balikpapan selalu diminta untuk menggelar event nasional. Terakhir Februari lalu menggelar kejuaraan open antar klub Kalimantan- Sulawesi.

“Kita ini mau saja, tapi berhubung tidak punya venue standar tentu tidak bisa. Padahal jika ada kolam kita bisa rutin menggelar event, pasti ada efek domino untuk ekonomi,” katanya.

Saat ini Ali hanya bisa menunggu janji itu berbuah manis. Setidaknya bisa menjadi peninggalan terbaik dari wali kota di akhir masa jabatannya. (fdl/ava)

Share this :

Leave A Reply