Kaltim Raih Satu Emas di Kejurnas Menembak

Atlet Kaltim saat mengikuti kejuaraan nasional menembak hari kemerdekaan, Sabtu (5/9) di Lapangan Tembak Manggar. (Dok.Perbakin Kaltim)

Balikpapan, nomorsatukaltim.com- Adanya pandemi COVID-19 tidak menghalangi atlet menembak Kaltim mengikuti Kejurnas Menembak Hari Kemerdekaan. Event yang berlangsung secara online itu diikuti hampir seluruh daerah di Indonesia. Tak hanya itu, negara lain seperti India dan Mongolia turut berpartisipasi di Kejurnas yang berlangsung 28 Agustus- 5 September tersebut.

Kaltim sendiri mengirimkan 42 atletnya. Didominasi 36 atlet Perbakin Shooting School, selebihnya atlet yang dipersiapkan PON XX Papua. Hasilnya satu emas, empat perak, dan dua perunggu berhasil diraih. Sebuah hasil yang cukup baik. Khususnya atlet dari sekolah menembak binaan Perbakin Kaltim yang dilatih oleh Eka Adi.

Kepala Perbakin Shooting School Ervina cukup bangga dengan prestasi siswanya. Meski baru berjalan setahun, siswa menembak langsung diberikan jam terbang. Terutama mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Prestasi bukan target utama di Kejurnas tersebut.

“Setidaknya mereka bisa terbiasa terutama terkait aturan pertandingan nasional. Karena siswa kita masih baru. Jadi perbanyak jam terbang,” katanya.

Siswa Perbakin Shooting School Putri Awalia mengaku senang dengan mengikuti kejuaraan nasional. Sudah tiga kali dia turut berpartisipasi. Pada Kejurnas Menembak Hari Kemerdekaan dia bermain di kelas tembak target 10 meter air rifle  youth.

“Harus belajar fokus biar dapat nilai tinggi,” ujar gadis 12 tahun itu.

Sementara itu koordinator pertandingan kluster Kaltim Ahmad Nur Said menjelaskan Kaltim mengikuti 18 dari 26 kelas  yang dipertandingkan. Dia pun mengakui perkembangan atlet Perbakin Shooting School cukup pesat. Setidaknya pengalaman bisa menjadi modal untuk meningkatkan prestasi.

“Melejit perkembangannya. Kalau prestasi belum, setidaknya perkembangan mereka cukup bagus. Peningkatan poin sangat bagus. Sudah masuk 30-an dari ratusan kalau ranking,” katanya.(fdl/ava)

Komentar