Sepuluh Hari Tak Ada Kabar, Anak Temukan Ayah Sudah Tak Bernyawa

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Siapa yang tidak kaget dan syok saat melihat orangtua tiba-tiba ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Hal ini terjadi pada keluarga Hamid Baijal Gunawan (58). Di mana sang anak bernama Hadi, menemukan sang ayah di ruang tamu sudah tergeletak kaku tak bernyawa pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 18.05 Wita.

Sontak hal ini pun menjadi perhatian warga di RT 34 Kelurahan Sumberejo, Balikpapan Tengah. Yang awalnya hendak menunaikan ibadah salat magrib, tiba-tiba terfokus kepada kejadian ini.

Hadi mengatakan, memang sejak beberapa hari ini dirinya tidak berkomunikasi dengan sang ayah. Namun setelah mendapat kabar dari sang ibu jika ayahnya tidak ada kabar selama 10 hari, ia pun mendatangi rumah ayahnya di Sumberejo.

“Bapak tinggal sendiri, ibu lagi di Manggar. Biasa saya ada aja komunikasi sama Bapak, cuma setelah dapat kabar tidak terlihat dan tidak ada komunikasi 10 hari, makanya saya ke sini dan menemukan Bapak sudah begitu,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Lurah Sumberejo Umar Adi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari ketua RT 34 dan langsung meresponnya kepada Polsek Balikpapan Utara untuk melakukan evakuasi korban.

“Benar ada ditemukan jasad seorang laki-laki di dalam sebuah rumah nomor 23 RT 34 Kelurahan Sumberejo, Balikpapan Tengah sekitar pukul 18.05 Wita. Di mana jasad tersebut ditemukan oleh anaknya di ruang tengah,” ujarnya di lokasi kejadian.

Lanjut Umar, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas yang melakukan evakuasi pun menggunakan baju hazmat. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan.

“Seluruh petugas memang wajib menggunakan baju hazmat ya, hal ini untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Dari pantauan media ini di lokasi kejadian, di sekitar jasad korban terdapat beberapa obat sakit kepala dan lambung, serta juga muntahan berdarah.

“Bapak memang punya riwayat sakit paru,” tambah Hadi.

Jasad korban pun langsung dievakuasi oleh petugas ke RS Kanudjoso Djatiwibowo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Bom/zul)

Tinggalkan Balasan