Rilis Terbanyak, Klaster Pertanahan Signifikan

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi.


Tanjung Redeb, Nomorsatukaltim.com – Kasus terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Bumi Batiwakkal semakin banyak. Bahkan kali ini bertambah 25 pasien. Lebih banyak dari rilis yang pernah ada sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan, penambahan kasus tersebut berasal dari beberapa unsur. Yakni, klaster pertanahan, pelaku perjalanan dan transmisi lokal yang belum diketahui penularannya dari mana. Dan 25 kasus itu didapati setelah pihaknya melakukan tracking terhadap beberapa kasus positif, serta skirining terhadap pelaku perjalanan.

“Sangat signifikan penambahan kasus kali ini,” ujarnya kepada Disway Berau, Sabtu (5/9).

Disebutkannya, ME (42) warga Gunung Panjang, merupakan transmisi lokal yang belum diketahui sumber penularannya dengan hasil PCR Positif dengan kode Berau-158.

Kemudian, MS (34) warga Tanjung Redeb yang juga merupakan transmisi lokal kontak erat Berau-151 dengan hasil PCR positif. Selanjutnya disebut Berau-159,
DLW (41) warga Kelurahan Gayam klaster pertanahan Berau-160, RFD (14), warga Kelurahan Gayam klaster pertanahan dengan hasil PCR positif dengan kode Berau-161.

RFM (19) yang juga warga Kelurahan Gayam klaster pertanahan dengan Berau-162. YNT (41) warga Gayam juga klaster pertanahan. Selanjutnya disebut Berau-163, SYR (38) warga Gayam klaster pertanahan. Kemduan kode Berau-164, SM (42) warga Sukan Tengah, klaster pertanahan dengan hasil PCR Positif (Berau-165).

Lanjutnya, MWN (55) warga Karang Ambun, transmisi lokal yang belum diketahui sumber penularannya. Selanjutnya disebut Berau-166.
HH (21) berdomisili di Karang Ambun merupakan transmisi lokal kontak erat Berau-166, dengan kode Berau-167. ASR (49) warga Karang Ambun juga transmisi lokal yang belum diketahui sumber penularannya dengan kode Berau-168.
NW (27) warga Rinding, Teluk Bayur merupakan klaster pertanahan dengan hasil PCR positif (Berau-169). CO (30) dengan alamat Kelurahan Tanjung Redeb, merupakan klaster pertanahan dengan hasil PCR positif (Berau-170).
RS (37) dengan alamat Kelurahan Bugis juga merupakan klaster pertanahan dengan hasil PCR positif (Berau-171). SF (44) warga Rinding,Teluk Bayur merupakan klaster pertanahan dengan hasil PCR positif (Berau-172).

AP (37) warga Karang Ambun, pelaku perjalanan dari Semarang dengan hasil PCR positif (Berau-173). HMT (34) warga Karang Ambun, pelaku perjalanan dari Batu Kajang, selanjutnya disebut Berau-174. ASU (32) warga Rinding pelaku perjalanan dari Banjarmasin dengan hasil PCR positif (Berau-175).
MYA (24) domisili Sembakungan, juga pelaku perjalanan dari Tulungagung dengan hasil PCR positif (Berau-176).
Lanjutnya, BSA (24) dengan alamat Kampung Sembakungan Kelurahan GunungTabur merupakan pelaku perjalanan dari Blora dengan hasil PCR positif (Berau 177). MAS (22) warga Kampung Sembakungan Kelurahan Gunung Tabur merupakan pelaku perjalanan dari Banjarmasin dengan hasil PCR Positif (Berau-178).

DWP (24) warga Kampung Sembakungan Kelurahan Gunung Tabur merupakan pelaku perjalanan dari Malang dengan hasil PCR Positif (Berau-179). UM (39) warga Kelurahan Bedungun Kecamatan Tanjung Redeb merupakan pelaku perjalanan dari Bontang dengan hasil PCR Positif (Berau-180).

SL (52) warga Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb. Merupakan pelaku perjalanan dari Balikpapan dengan kode Berau-181.
DP (26) warga Gunung Panjang merupakan transmisi lokal kontak erat Berau-151 dengan hasil PCR positif (Berau-182).

Dengan banyaknya penambahan kasus terkonfirmasi di Berau, pihaknya terus melakukan tracing kepada pasien terkonfirmasi.

“Ini masih terus kami dalami,” sebutnya.

Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan massa.

“Kalau bisa tidak usah nongkrong dulu,” tegasnya. (*/fst/app)

Komentar