Ponpes Terima Bantuan BOP

0


Wardani (Renata/Disway)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Sebanyak 8 pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Berau menerima bantuan. Untuk pembelajaran daring selama pandemik COVID-19. Masing-masing pesantren menerima Rp 15 juta.

Sebelumnya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Berau telah mengusulkan bantuan untuk pesantren, madrasah diniyah (Madin) dan Lembaga Pendidikan Quran (LPQ). Sesuai kebijakan pusat yang mengalokasikan anggaran bantuan operasional pesantren (BOP). Untuk pesantren di Indonesia yang memenuhi syarat.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Berau, Wardani, mengungkapkan, bantuan diberikan ke pesantren di KecamatanTanjung Redeb, Sambaliung, Kampung Labanan Makarti dan Labanan Makmur.

Jumlah pesantren yang diusulkan terbatas. Sebab, katanya, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti harus memiliki izin operasional yang dikeluarkan Kemenag pusat. Pesantren minimal mengasramakan 15 santri, ada kampus dan ada kegiatan pengajian kitab kuning. Serta tanahnya pun harus bersertifikat dan wakaf.

“Yang cair baru pesantren. Dua untuk madrasah diniyah dan dua Lembaga Pendidikan Quran belum,” katanya, Jumat (4/9).

Menurutnya, bantuan madin dan LPQ pencairannya di Kemenag provinsi sebesar Rp 9 juta. Dari usulan pihaknya Rp 13 juta.

Menurut Wardani, banyak lembaga yang mengklaim sebagai pesantren. Padahal, tambahnya, hanya majelis taklim atau LPQ. Ia mengaku akan melakukan upaya agar seluruh lembaga yang mengklaim sebagai pesantren agar memenuhi syarat. (RAP).


Share this :

Leave A Reply