Rumah Ibadah Di Desa Telemow Tutup Sementara

0

Ilustrasi: Warga kembali pulang setelah mengetahui masjid ditutup akibat penyebaran COVID-19 yang belum mereda. (Andi Muhammad Hafizh/nomorsatukaltim)

PPU, nomorsatukaltim.com – Rumah ibadah di Desa Telemow, Kecamatan Sepaku diimbau untuk tutup sementara. Tak menggelar ibadah secara berjamaah. Diganti dengan pelaksanaan secara mandiri. Di rumah masing-masing.

Tertuang dalam surat imbauan kepala desa. Dilaksanakan sejak Akhir Agustus lalu. Bersamaan dengan meningginya kasus positif COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

“Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait virus corona di desa ini,” kata Kepala Desa Telemow, Wakid Santoso.

Secara khusus, imbauan ini diperuntukkan bagi para pengurus tempat ibadah di desanya. Diminta agar melanjutkan imbauan ke jamaah majelisnya agar ibadah di rumah dulu. Serta menerapkannya protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-hari.

“Lalu, mewajibkan pengurus tempat ibadah untuk menyemprotkan disinfektan di dalam dan luar area tempat ibadah,” lanjutnya.

Imbauan itu diberlakukan selama 14 hari ke depan. Atau hingga situasi dan kondisi yang aman kembali.

Mengingat pula, beberapa pasien yang saat ini terkonfirmasi positif COVID-19, sempat berasal dari desanya.

Penutupan rumah ibadah  ini sempat dilakukan sebelumnya. Pada saat gelombang awal penyebaran COVID-19. Sekira April lalu.

Hingga saat ini keseluruhan pasien terkonfirmasi positif terus bertambah. Utamanya dalam sepekan terakhir. Ada sekira 45 pasien yang saat ini menjalani karantina. (rsy/ava)

Share this :

Leave A Reply