Perkenalkan, Sultan Aji Muhammad Idris, Calon Pahlawan Nasional dari Kaltim

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Sudah 75 tahun Indonesia merdeka. Namun sampai saat ini, belum ada satupun tokoh asal Kaltim yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Namun harapan mengangkat salah satu tokoh menjadi pahlawan nasional tetap ada. Salah satu yang kini diusulkan, adalah Sultan Aji Muhammad Idris.

Sekretaris Komisi IV Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Kaltim, Salehuddin menyampaikan, nama Sultan Aji Muhammad Idris disampaikan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Pusat sebagai tokoh yang berpotensi mendapat gelar pahlawan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam koordinasi dan konsultasi pengusulan calon pahlawan nasional (CPN) 2020 yang digelar Kementerian Sosial melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial.

“Dari hasil pertemuan kemarin, Tim TP2GD Pusat mengatakan bahwa tokoh Kesultanan Kutai Kartanegara yang bernama Sultan Aji Muhammad Idris, secara persyaratan bisa menjadi pahlawan nasional dari Kaltim,” katanya, Selasa (1/9/2020) siang.

Buku Perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris karya Safardy Bora dkk mencatat perjuangan sang sultan. Dilansir dari halamanmoeka.com, Sultan Aji Muhammad Idris dengan kesadaran penuh, meninggalkan tahtanya demi membantu mertuanya, La Maddukelleng yang ketika itu diperhadapkan pada situasi sulit. Membantu membebaskan Kerajaan Wajo yang dalam cengkeraman Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Perjuangannya telah menjadi satu model baru dalam melihat bagaimana kerajaan-kerajaan yang ada di nusantara di masa lalu, membangun kerjasama dalam mengusir penjajah. Sehingga menurut Salehuddin, Sultan Aji Muhammad Idris bisa menjadi pahlawan nasional yang jejak sejarahnya pun telah ada.

“Atas dasar itulah, nama Sultan Aji Muhammad Idris beserta dengan bukti-bukti lainnya yang ada di Arsip Nasional, Perpustakaan Leiden (Belanda), serta bukti-bukti lainnya, diusulkan menjadi pahlawan nasional,” ucapnya.

“Karena Sultan Aji Muhammad Idris dari segi persyaratan sudah ada, tinggal dari kitanya lagi yang melengkapinya. Dan saya akui ketika melihat proses seleksi dan persyaratannya sangat banyak sekali, tetapi saya optimistis,” tambahnya.

DAPAT DUKUNGAN PUBLIK

Usulan pencalonan Sultan Aji Muhammad Idris disambut baik oleh publik. Ketua Taruna Pemuda Sanga-Sanga, Aspian menyetujui usulan tersebut. Ia menyebut harus ada pahlawan nasional dari Kaltim.

“Iya saya sangat setuju dan memang harus ada pahlawan nasional dari Kaltim. Terlebih lagi Kaltim juga ditunjuk sebagai IKN (Ibukota Negara),” ungkapnya.

Sementara itu, kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara, Raden Deddy bersyukur nama Sultan Aji Muhammad Idris diusulkan untuk menjadi pahlawan nasional.

“Sangat bersyukur bila memang Almarhum YM Sultan Aji Muhammad Idris ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Suatu apresiasi republik terhadap perjuangan kerajaan-kerajaan yang ada di pulau Kalimantan,” ujarnya (tor/zul)

Komentar