Peduli Pendidikan, Pegadaian Serahkan Bantuan Rp 150 Juta

0

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Sektor pendidikan jadi salah satu sektor yang terdampak pada masa pandemi COVID-19. Dalam kondisi saat ini, sekolah harus melakukan kegiatan belajar mengajar dalam jaringan atau daring.

Tak sedikit para orang tua mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran daring. Dari perangkat seperti ponsel, laptop dan kuota internet.

Dengan kondisi tersebut, PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Kalimantan memberikan bantuan kepada enam sekolah tingkat pertama di Balikpapan senilai total Rp 150 juta. Kepala Kanwil IV Kalimantan Edy Purwanto mengatakan, bantuan yang diserahkan adalah salah satu program kepedulian sosial dan kebajikan umat. Pada tahun ini lebih menitikberatkan pada bidang pendidikan di Balikpapan.

“Untuk daerah lain ada bidang lainnya. Seperti kesehatan, olahraga, seni dan budaya. Program yang diluncurkan bersamaan pada saat pandemi jadi kami lokalisir di sini (Balikpapan),” kata Edy Purwanto disela penyerahan bantuan, Jumat pagi (4/9/2020).

Untuk masing-masing sekolah memeroleh bantuan senilai Rp 25 juta. Sehingga untuk enam sekolah totalnya Rp150 juta. Dia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi orangtua dan sekolah.

“Kami bangga bisa hadir bersama untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi murid dan orang tua yang ikut terdampak akibat COVID-19. Siswa yang memperoleh bantuan akan diverifikasi oleh sekolah,” ucapnya.

Sekolah yang mendapatkan bantuan dari Pegadaian adalah SMPN 4, SMPN 5, SMPN 19, SMPN 20, SMPN 22 dan MTSN. Dalam kesempatan itu, Wali kota Rizal Effendi memberikan apresiasi kepada Pegadaian yang telah memberikan bantuan kepada Dinas Pendidikan untuk membantu murid yang kurang mampu.

“Alhamdulillah sambutan banyak. Hari ini PDAM dan juga PT Pegadaian, dalam situasi seperti ini masih ada dana kepedulian sosial yang diberikan Pegadaian,” ujar Rizal Effendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Muhaimin menuturkan bantuan untuk pendidikan terus mengalir.

“Bantuan ponsel dan laptop terus mengalir. Saat ini untuk bantuan ponsel total ada 1.200 an,” sebutnya.

Bantuan tersebut telah disalurkan ke sekolah untuk siswa yang tidak mampu dan membantu untuk proses belajar belajar secara daring. (fey/zul)

Share this :

Leave A Reply