Ditutup Total

Ditutup Total
Pemandangan dari atas, Jalan Pattimura yang tertutup longsor akibat hujan deras. (Ari/ Nomorsatukaltim)

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Longsor Jalan Pattimura semakin parah. Dua ruas jalan sudah tertutup. Kondisi itu akibat hujan yang mengguyur Kota Tepian sejak subuh. Baru reda sekitar pukul 11.00 Wita.

Menurut salah satu warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan, setiap hari ia selalu melalui jalan itu. Tapi, kali ini saat ia melintas disana, jalan sudah tertutup. Tidak tahu pastinya pukul berapa longsoran itu menutupi seluruh badan jalan.
“Saya baru mau pergi kerja. Rumah saya di Palaran. Jadi, saya mau tidak mau harus mutar ke stadion Palaran. Memang sih lebih jauh jaraknya kalau ketempat kerja saya,” katanya kepada Disway Kaltim saat ditemui disekitar longsoran, Kamis (3/9/2020).

Ditutup Total
Warga sedang terduduk di trotoar lantaran tidak bisa melintasi Jalan Pattimura. (Dian Adi Probo Pranowo/ Nomorsatukaltim)

Sementara itu, Kasi Perencanaan Bina Marga Pera PUPR Kaltim Muhammad Muhran mengungkapkan, untuk beberapa hari ke depan akan ditutup total. Sampai pengerjaan pembersihan tanah longsor selesai. “Akan dibuat rambu untuk penutupan jalan ini. Jadi, masyarakat mengetahui kalau jalan ini ditutup sementara. Rencananya sih besok akan kami tutup total. Ini lagi kami koordinasikan. Rencananya empat hari jalan ini akan ditutup. Terhitung mulai besok (hari ini),” ungkapnya.

Permintaan keterlibatan perusahaan sekitar untuk menyelesaikan kegiatan itu sudah disampaikan. Tapi, belum ada reaksi apapun dari mereka. “Kalau alat kami cuman satu ini saja. Dari PUPR Kota juga ada lima unit Dump Truck (DT). Tapi, ini masih kurang,” jelasnya.
Sekretaris Kecamatan Samarinda Seberang Dili Satria Handoko menyebut kondisi tanah labil. Ditambah, hujan yang terjadi hari ini sangat lama. Sehingga longsor tambah parah. Tidak ada penahan dibawahnya. “Karena tanah itu labil. Dibawah tidak ada penyanggah. Jadi dia akan turun terus. Kalau tanah yang dijalan diambil. Sebelumnya juga tidak ada tanaman pohon kayu yang ditanam disekitar situ. Sehingga tidak ada akar yang menahan tanah,” ungkapnya.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan PUPR Kota terkait longsor tersebut. Dari beberapa pekan lalu mereka sudah bekerja disana. Sudah standby juga. Hanya saja, pengerjaan tersebut juga terkendala. Masyarakat banyak yang melintas di sana. Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Edison Sinaga menambahkan, lalu lintas disana dialihkan. Pengendara dari Palaran ke Samarinda Seberang bisa melintas di Stadion Palaran. Sementara, kalau yang mau ke Samarinda Kota bisa langsung melintas melalui Jembatan Mahkota dua. “Selama Jalan Patimura ditutup, masyarakat bisa melintas di jalan tadi. Ini kondisi alam. Jadi, kita belum bisa memastikan kapan jalan ini kembali dibuka. Bisa lewat jalan alternatif tadi,” pungkasnya. (mic/boy)

Tinggalkan Balasan