21 Prajurit Korem Positif COVID-19

0

TANJUNG SELOR, DISWAY – Kasus positif COVID-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) terus bertambah. Kamis (3/9), Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltara, kembali mengumumkan penambahan sebanyak 26 warga yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Dari jumlah itu, 22 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Bulungan, dan 4 orang di Tarakan. Terkonfirmasi positif sebanyak 21 orang di Bulungan, merupakan prajurit Korem 092/Maharajalila.

Banyaknya personel Korem 092/Maharajalila yang terpapar virus Corona, dibenarkan Komandan Korem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno. Namun, dia mengatakan bahwa prajurit Korem Maharajalila yang terkonfirmasi positif COVID-19, telah dilakukan karantina atau isolasi mandiri. Proses karantina, kata Suratno, dilakukan terpusat di Korem 092/Maharajalila.

Dikatakan, prajurit yang terpapar virus Corona, kondisi fisiknya sehat dan bugar. “Tapi hasil swab 21 orang positif. Jadi mereka dikelompokkan sebagai OTG,” ujar Suratno.

Prajurit yang terkonfirmasi positif, lanjutnya, merupakan bagian dari 30 prajurit yang baru saja mengikuti pendidikan di Depo Pendidikan dan Kejuruan (Dodikjur) Rindam VI/Mulawarman di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kata dia, 30 prajurit itu diterima di Korem 092/Maharajalila pada 11 Agustus 2020. Sesuai prosedur protokol kesehatan, setibanya di Korem, 30 prajurit tersebut menjalani isolasi.

“Selama isolasi itu, ada prajurit yang sakit sehingga diperiksa oleh dokter. Hasilnya memang dinyatakan sakit, namun disarankan untuk rapid test,” jelasnya.

Ketika ditemukan ada prajurit yang sakit, pihak Korem Maharajalila berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan untuk melakukan rapid test. Hanya saja, akibat dari stok rapid test terbatas dan hanya untuk mahasiswa dan pelajar, Dinkes Bulungan menyarankan dilakukan tes swab.

“Kemudian prajurit yang sakit itu bersama prajurit lain menjalani swab test pada 18 Agustus 2020, tapi tetap menjalani isolasi di Korem 092/Maharajalila,” ujarnya.

“Dari 30 prajurit, hanya ada satu yang tidak mengikuti swab test, karena baru saja mengikuti swab test mandiri,” tambahnya.

Akhirnya, dari 29 prajurit yang menjalani swab, sebanyak 25 sampel hasilnya telah disampaikan Dinas Kesehatan pada 2 September 2020. Dan,

diketahui sebanyak 21 prajurit itu dinyatakan positif COVID-19.
“Dugaan kami, salah satu prajurit ini terpapar waktu di Balikpapan. Karena di sana kan jumlah kasusnya cukup tinggi,” katanya.

Mencegah penyebaran penyebaran virus semakin meluas ke personel lainnya. Saat ini, mereka dikarantina di gedung olahraga yang ada di belakang Korem Maharajalila. */ZUH/REY

Bagikan:

Leave A Reply