Pelanggar Prokes di PPU Kebanyakan Anak Muda

Seorang personel Satpol-PP PPU memberikan masker ke seorang pedagang di salah satu pasar di PPU, Kamis (3/9/2020). (Istimewa)

PPU, nomorsatukaltim.com – Patroli protokol kesehatan (prokes) di tengah masyarakat kembali digelar. Di Penajam Paser Utara (PPU) sudah beberapa kali. Sebagai upaya penaatan masyarakat dalam beraktivitas.

Dalam patroli, tak sedikit ditemui masyarakat yang tak bermasker. Atau bermasker tidak pada tempatnya. Tidak dipakai dengan benar.

Yang melakukan ialah tim gabungan. Digawangi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Bersama personel TNI-Polri. Bergerak berdasar surat edaran Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM PPU.

Kali ini giat menyasar tempat-tempat usaha. Yang tidak menerapkan jaga jarak, pelayanan di tempat (bukan take away). Sekaligus penerapan penggunaan masker bagi masyarakat umum.

Demi menekan tersebarnya COVID-19. Utamanya di tempat makan, restoran, dan cafe. Serta toko-toko besar dan pasar.

“Kali ini fokus di dua kecamatan. Penajam dan Waru,” kata Kepala Satpol-PP PPU, Andriani Amsyar.

Sebelumnya giat serupa dilakukan hingga ke Kecamatan Babulu. Tapi malam hari.

Puluhan personel diturunkan. Menyisir di beberapa tempat. Benar saja. Tak sedikit ditemui warga yang acuh pada protokol kesehatan.

“Pemilik usaha masih buka dan melayani di tempat. Padahal edarannya sudah jelas,” tuturnya.

Selain itu, banyak yang tak menggunakan masker. Ada yang tidak memiliki. Ada juga yang membawa, tapi tidak digunakan dengan benar. “Bawa, tapi pakainya di dagu,” ujarnya.

Untuk yang tidak membawa, tim membagikan masker. Hasil koordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 PPU.

Namun begitu, satu sisi, kondisi ini dipersulit karena tingkah laku masyarakatnya. Aad, sapaannya, mengatakan dalam penerapan ini perlu dukungan setiap elemen. Dari atas hingga bawah.

Kebanyakan yang tak taat ialah masyarakat usia muda.

“Ini hanya patroli kepatuhan prokes saja. Bukan razia. Razia ada sanksinya,” tutupnya.

Selain di tempat usaha, patroli juga dilakukan untuk pengendara jalan. (rsy/ava)

Komentar