Punya Kendala Modal, Bisa Konsultasi di UMKM Care Center Balikpapan

0

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Mempermudah akses pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Balikpapan, Pemerintah Kota Balikpapan bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur memfasilitasi pelaku usaha melalui UMKM Care Center (UCCB).

UCCB sebagai sarana untuk memfasilitasi UMKM dengan lembaga keuangan, terutama yang terdampak COVID-19. Pelaksana tugas Dinas Perindustrian UMKM dan Koperasi Balikpapan, Yusuf mengatakan apabila UMKM mengalami kendala permodalan dan pemasaran dapat melakukan konsultasi pada forum yang telah dibuat instansi ini.

“UCCB terbagi menjadi empat bidang. Yaitu bidang keuangan dan perbankan, bidang promosi dan akses pemasaran UMKM, bidang penguatan kelembagaan dan SDM, serta bidang pengembangan usaha dan pembinaan,” jelas Yusuf dalam launching di Kantor Wali Kota Balikpapan, Selasa siang (1/9/2020).

Di masa beberapa sektor sangat terpukul. Sektor yang juga terdampak adalah UMKM. “UMKM rata-rata terdampak. Di mana 40 persen mengeluhkan omzet karena daya beli masyarakat menurun,” ujarnya.

Karena itu, dengan hadirnya UCCB ini dapat menjadi partner dan advisor UMKM dalam menjaga daya tahan dan mendorong daya saing usaha. Peresmian UCCB diresmikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Disaksikan seluruh anggota UCCB yang melibatkan perbankan, lembaga keuangan nonbank dan perguruan tinggi, serta disaksikan secara daring oleh ratusan pelaku UMKM, media, maupun masyarakat umum.

Wali Kota Rizal Effendi mengatakan, pada resesi 1998 lalu, UMKM salah satu sektor yang menyelematkan ekonomi.

“Pengalaman kita resesi penyelamatnya UMKM. Pandemi ini hampir semua sektor kena. UMKM mau bangkit tidak gampang,” ucapnya.

Melalui UCCB ini, UMKM diharapkan dapat bangkit. Ia mengaku untuk menyelamatkan UMKM tidak mudah di tengah pandemi COVID-19 ini.

“Kebijakan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi sudah dilakukan. Dengan UCCB kita mengawali dan menggerakan lagi UMKM di masa pandemi,” tukasnya.

Selain itu, Rizal mengajak pada seluruh masyarakat untuk bahu membahu menggerakan ekonomi dan disiplin protokol kesehatan agar angka kasus terkonfrimasi positif tidak mengalami penambahan. (fey/zul)

Share this :

Leave A Reply