Pujian Gomez untuk Striker Muda Borneo FC

0

Ulul Azmi mencetak dua gol di internal game Selasa (1/9). (Dian Adi/ Disway Kaltim)

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Sudah bagus. Sekiranya itu bisa mewakili progres yang didapatkan dari hasil latihan usai libur pandemi. Di internal game yang dipantau langsung oleh nakhoda anyarnya, Mario Gomez. Punggawa Pesut Etam tampak memberikan yang terbaik.

Sentuhan bolanya sudah oke. Pergerakan sudah bagus. Komunikasi di lini pertahanan, masih kurang. Tapi tidak terlalu PR. Yang justru terlihat perlu peningkatannya adalah lini depan.

Tanpa Campos dan Torres. Lini depan Borneo FC Samarinda tampak hampa. Kurang greget. Laga internal game dua babak itu nyaris berakhir 0-0. Karena ketika memasuki lini terakhir, permainan justru cenderung mbulet.

Untungnya, jelang bubaran. Penyerang muda Borneo FC, Ulul Azmi. Berhasil menyarangkan gol ke gawang Gianluca.

Satu dari kepalanya, usai memanfaatkan umpan crossing dengan ketinggian sedang dari rekannya di sisi kiri.

Satu lagi dari sepakan penalty. Tendangan tak terlalu keras ke arah kanan sudah cukup untuk mengelabui Gian. Brace Ulul Azmi. Warbiyasah.

Dua gol Ulul jelas berarti lebih. Setidaknya Gomez bisa tersenyum karena di laga itu akhirnya ada gol. Dua lagi. Dari penyerang muda pula. Gomez pun tak sungkan untuk memuji pemain berdarah Sumatera itu.

“Ya, bagus. Saya ikut senang untuknya,” puji Gomez. Pada wartawan, karena yang turut hadir dalam sesi wawancara bukan Ulul. Tapi Arya Gerry.

“Sangat penting baginya untuk mencetak gol. Mengingat posisinya sebagai penyerang tengah,” tambahnya.

Borneo FC Samarinda memang hanya punya 2 striker tengah murni. Yakni Fransisco Torres. Dan Ulul Azmi ini. Guy Junior bisa bermain di posisi itu. Tapi lebih maksimal di posisi serang lainnya.

Namun begitu, musim ini nasib Ulul kurang baik. Dari tiga laga, belum sekali pun ia masuk daftar pemain yang akan bertanding. Jangankan starter, masuk list pemain cadangan saja belum pernah dirasakannya.

Dua golnya itu lalu menjadi sebuah pertanyaan. Apakah ia bisa menembus tim inti Pesut Etam di bawah kendali Gomez. Pelatih yang dikenal sangat adil terhadap pemain itu. Apa jawaban Gomez soal peluang Ulul masuk tim inti?

“Mungkin…” jawabnya singkat.

Awak Disway lalu kembali menegaskan dengan pertanyaan, “Hanya, mungkin?”

“Iya,” jawabnya lagi.

Mungkin di sini bisa berarti ganda. Mungkin tidak, mungkin iya. Tentu bukan mungkin iya yang tidak-tidak.

Nampaknya Gomez percaya. Bahwa Ulul masih bisa lebih baik dari sesi latihan Selasa (1/9) itu. Gomez belum berani menjamin tempat bagi Ulul karena ia menginginkan lebih dari striker yang dikena sering mengaji itu.

Yang jelas, peluang Ulul kini besar. Tinggal bagaimana dia menyikapinya saja. Menjadi pelapis Torres di Liga 1 nanti. Haruslah jadi target besar buatnya. Karena dibanding musim lalu. Ia masih harus bersaing dengan striker asing dan penyerang lokal, Lerby Eliandry. (ava2)

Share this :

Leave A Reply