Bahrain dan Oman Bakal Setujui Kesepakatan UEA-Israel

IMG 20200818 WA0010
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Int)

El Aviv, nomorsatukaltim.com – Bahrain dan Oman bisa menjadi negara Teluk dan Arab berikutnya yang mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dalam meresmikan hubungan dengan Israel. Hal itu disampaikan Menteri Intelijen Israel, Eli Cohen.

“Setelah perjanjian ini (dengan UEA) akan datang perjanjian tambahan. Baik dengan lebih banyak negara Teluk dan dengan negara-negara muslim di Afrika,” ucap Cohen dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (17/8).

“Saya kira Bahrain dan Oman pasti ada dalam agenda. Selain itu, dalam penilaian saya, ada kemungkinan di tahun mendatang sudah ada kesepakatan damai dengan negara-negara tambahan di Afrika. Salah satunya adalah Sudan,” sambungnya.

Baik Bahrain maupun Oman telah melemparkan pujian atas kesepakatan UEA-Israel. Meskipun tidak ada yang berkomentar tentang prospek mereka sendiri untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Tel Aviv.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diketahui telah bertemu dengan para pemimpin Oman dan Sudan dalam dua tahun terakhir.

unmul

Sementara itu, seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan, Gedung Putih telah berhubungan dengan “banyak” negara di kawasan itu. AS mencoba untuk melihat apakah lebih banyak kesepakatan, seperti UEA, akan terwujud. Pejabat itu menolak menyebutkan nama negara tersebut. Tetapi ia menyebut negara Arab dan muslim di Timur Tengah dan Afrika. (oke/qn)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: