Transkon Jaya Lepas 375 Juta Saham

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Perusahaan jasa pertambangan dan migas Balikpapan, PT Transkon Jaya akan melepaskan 375 juta saham atau sekitar 24,83 persen saham ke publik.  Dari penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) tersebut, Transkon diprediksi memperoleh maksimal Rp112,5 miliar.

Transkon Jaya akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada September mendatang. Perusahaan optimistis para investor akan  menyerap harga yang ditawarkan antara Rp200-Rp300 per lembar saham.

Direktur Utama Transkon, Lexi Roland Rompas mengatakan dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha sebesar 70 persen dengan melakukan pembelian kendaraan baru. Sisanya untuk modal kerja.

“Diharapkan dengan menjadi perusahaan terbuka, perseroan dapat memperluas jaringan sehingga tidak hanya fokus di wilayah Kalimantan tetapi juga merambah wilayah lain di luar pulau Kalimantan yang dinilai berpotensi untuk meningkatkan pangsa pasar,” terang Lexi Roland Rompas dalam acara public expose melalui virtual, baru-baru ini.

Transkon Jaya merupakan perusahaan penyewaan kendaraan ringan di area tambang atau light vehicle (LV) dengan kegiatan usaha pelanggan yang didominasi oleh perusahaan pertambangan batu bara.

Perseroan juga mempunyai bisnis penyedia layanan jaringan internet yang meliputi penyediaan layanan internet dengan menyasar wilayah terpencil di wilayah Kalimantan. Pasarnya adalah sektor korporasi seperti perusahaan perkebunan maupun retail yaitu perumahan.

Baca Juga: Hikayat Transkon Mendobrak Tradisi

Sekretaris Perusahaan Transkon, Alexander Syauta menjelaskan bahwa kinerja perusahaan baik sewa kendaraan ataupun penyediaan internet selalu naik dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2017, pendapatan dari sewa kendaraan sebesar Rp227,6 miliar dan internet Rp5,9 miliar. Setahun kemudian keduanya meningkat menjadi Rp317,9 miliar untuk rental dan Rp8,1 miliar jasa penyedia. Tahun lalu pun demikian yaitu Rp389,8 miliar penyewaan dan Rp11,7 miliar layanan jaringan.

Ada tiga prospek bisnis kegiatan usaha Transkon Jaya ke depan. Yaitu perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur, perencanaan energi nasional, dan program penggunaan biodiesel. (fey)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar