DPPKBP3A Diminta Maksimalkan Program

Syarifatul Syadiah

Tanjung Redeb,Disway – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Berau yang masih mengalami peningkatan, mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah.

Syarifatul mengatakan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), agar memaksimalkan programnya.

“Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi perhatian khusus oleh Pemkab, agar bisa ditekankan,” katanya, Minggu (12/7).

Selain pemerintah daerah, dia juga mengatakan, perlu ada keterlibatan dari masyarakat. Misal, kata dia, dengan ikut melakukan sosialisasi sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa dicegah.

“Kita juga jangan terlalu merasa tabu untuk membahas hak perempuan dan masalah seksualitas, karena itu adalah pendidikan yang perlu diberi pemahaman. Jangan sampai anak-anak dan perempuan menjadi korban karena ketidaktahuan,” ujarnya.

Syarifatul pun menegaskan, sasaran sosialisasi harus lebih fokus pada daerah kampung. Karena dianggap rentan terhadap kekerasan perempuan dan anak.

Lanjutnya, sinergi antara lintas sektor pun sangat diperlukan. Seperti kepolisian maupun lembaga lain yang ikut menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya berharap hak-hak perempuan ke depannya akan terus diperhatikan. Saya juga akan perjuangkan itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, kasus kekerasan perempuan dan anak didominasi dengan kekerasan seksual. Pada 2018 ada 16 kasus, 2019 sebanyak 19 kasus dan Juni 2020 meningkat jadi 27 kasus. */RAP/REY

Saksikan video menarik berikut ini: