Hasil Tes Swab di Sangasanga Ada yang Positif

KUKAR, nomorsatukaltim.com – Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara (Kukar) belum mau merilis hasil tes swab yang dilakukan di Kecamatan Sangasanga. Berkaitan dengan adanya pasien positif yang meninggal dan disemayamkan tanpa protokol kesehatan pada 2 Juli lalu.

Kepala Diskes Kukar Martina Yulianti mengaku, hasil swab yang dilakukan RSUD AM Parikesit Tenggarong sudah keluar. Kini Diskes Kukar masih melakukan verifikasi dan pencocokan data warga. “Saya belum rilis hari ini ya, (tapi) memang ada yang positif dari hasil swab massal di Sangasanga,” terang Martina pada Disway Kaltim, Jumat (10/7).

Namun, Martina masih menunggu hasil dari pusat. Masuk data base Kementerian Kesehatan. Karena hasil swab test yang dilakukan harus dikirim ke pusat terlibih dahulu sebelum dirilis. Namun, meskipun data resmi dari pusat belum dikantongi, tapi sudah teridentifikasi siapa saja yang terpapar positif COVID-19, akan segera dievakuasi. Untuk dilakukan penanganan karantina di Wisma Atlet Kukar.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Martina juga mengingatkan, agar seluruh masyarakat untuk selalu mawas diri. Dan meminta terus menjalankan protokol kesehatan COVID-19 dalam kehidupan sehari-hari. “Agar tidak terlena dalam new normal. Bahaya masih mengintai kita,” pungkasnya.

Diketahui, sebanyak 209 warga Kecamatan Sangasanga menjalani tes swab tenggorok massal. Lantaran KK-73 yang meninggal pada 2 Juli 2020 silam, berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dimakamkan tanpa protokol kesehatan COVID-19. Namun, hasil swab tenggorok yang bersangkutan terlambat. Baru keluar setelah pasien meninggal. Pada 7 Juli 2020. Lima hari setelah dimakamkan.

PUSKESMAS BATASI LAYANAN

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

Sementara itu, Puskesmas Sangasanga mulai membatasi pelayanan. Hal ini dilakukan karena puskesmas tidak mengetahui kondisi terkini pasien yang dites tersebut. Masih menunggu hingga hasil swab tenggorok massal keluar.

“Pelayanan UGD sampai pagi tadi masih (normal), kalau sore ini kita upayakan membatasi dulu,” ujar Kepala Puskesmas Sangasanga Isyana Duli, saat dihubungi.

Hal ini sebagai langkah antisipasi. Namun yang dibatasi adalah pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD). Seluruh pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Isyana berharap tidak ada yang positif COVID-19.

Tetapi jika ada yang dinyatakan positif, pihaknya siap melakukan tracking kepada seluruh kontak erat yang dinyatakan positif. Untuk langkah selanjutnya, akan segera dibicarakan dengan seluruh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan Diskes Kukar. (mrf/dah)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: