Sisa Rp 24 Miliar, Bakal Ditambah

Kepala BPKAD Berau, Maulidiyah.

Tanjung Redeb, Disway – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Berau, Maulidiyah mengaku, anggaran penanganan COVID-19 Berau tersisa Rp 24 miliar. Dan diperkirakan tidak mencukupi untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga.

Mantan kepala Badan Pendapatan Daerah ini juga menjelaskan, pencairan BLT tahap ketiga yang semestinya terlaksana akhir Juni, namun sampai saat ini masih menunggu data finalisasi penyaluran tahap kedua dari BPBD selaku pengelola.

“Karena, kalau tidak ada pertanggungjawaban penyaluran tahap kedua, kami selaku bendahara tim gugus tugas tidak bisa mencairkan dana berikutnya,” ujarnya, Kamis (9/7) .

Selain itu, masih perlu dilaksanakan rapat kembali bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, terkait berapa nominal penyaluran BLT tahap ketiga, karena dari informasi awal yang diterima akan terjadi kenaikan jumlah penerima, hingga berdampak terhadap penambahan anggaran penanganan COVID-19 dari yang sudah tersedia saat ini.

“Sekarang kan yang sudah terserap Rp 70,2 miliar dan tersisa sekitar Rp 24 milliar untuk bayar BLT saja belum cukup, apalagi untuk bayar honor tim gugus tugas. Dan memang perlu ada penambahan. Tapi penambahanya berapa nanti, sesudah rapat baru diputuskan,” jelasnya.

Bila nanti benar akan terjadi penambahan dana penanganan COVID-19 seperti yang telah disampaikan Bupati Berau Muharram beberapa waktu lalu, kata Maulidiyah, ini akan menjadi perubahan kelima pergeseran anggaran.

Sampai saat ini penyerapan anggaran terbesar ada pada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam tim gugus tugas. Ke tiganya ialah, RSUD dr Abdul Rivai, Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kita tunggu saja hasil invetarisasi dari BPBD yang mengelola BLT. Semoga lekas rampung agar penyaluran tahap akhir segera terlaksana,” pungkasnya.*/ZUH/APP

Saksikan video menarik berikut ini: