Beli Hewan Kurban yang Berlabel Sehat

KUKAR, DiswayKaltim.com – Pemeriksaan rutin kesehatan hewan kurban terus dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara.  

Yang akan dijual jelang Iduladha 1441 Hijriyah. Pemeriksaan dilakukan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pemeriksaan yang juga dilakukan di 18 kecamatan di Kutai Kartanegara ini, sebagai upaya pencegahan dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Terkait kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang dibeli.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Terlebih banyak hewan kurban yang didatangkan dari luar daerah. Seperti dari Sulawesi Barat (Sulbar) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Kutai Kartanegara. “Jadi Insya Allah dalam kegiatan ini kita memberi jaminan masyarakat,” ujar Kepala Distanak Kutai Kartanegara Sutikno pada Disway Kaltim, Jumat (10/7).

Sehingga, dirinya hanya merekomendasikan hewan-hewan kurban, yang telah berlabel dari tim kesehatan hewan Distanak Kutai Kartanegara.

Tentunya yang memenuhi syarat usia, dan tidak cacat fisik. Tidak hanya itu, tim kesehatan hewan juga mengambil beberapa sampel darah untuk dilakukan uji laboratorium terkait kesehatan hewan kurban.

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

Sejauh ini, Sutikno menyebut pemenuhan hewan kurban di Kutai Kartanegara terbilang cukup. Meskipun 50 persen pemenuhannya berasal dari luar daerah. Untuk Iduladha 1441 Hijriyah, setidaknya diprediksi sebanyak 3 ribu ekor sapi dan kambing. Dan untuk hewan kurban sapi terus berdatangan hingga jelang Iduladha.

Termasuk 62 ekor sapi kurban yang disiapkan pemerintah daerah. Untuk kemudian dibagikan ke beberapa tempat di 18 kecamatan se-Kutai Kartanegara.

Sementara itu, tim kesehatan Distanak Kutai Kartanegara Yan Hermawan menjelaskan, selain mengecek kesehatan dan fisik luar hewan kurban. Juga dilakukan pengecekan gigi seri hewan kurban yang telah berganti. Atau dikenal dengan istilah pengecekan gigi poel. Yang menandakan hewan telah memenuhi syarat cukup umur, untuk jadi hewan kurban.

“Harus dicek dulu, menunjukkan kedewasaan sapi. Minimal 2,5 tahun,” ucap Hermawan.

Berdasarkan tiga tempat yang dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan hewan. Hermawan menyebut kondisi seluruh hewan kurban sehat dan tidak ada cacat fisik. Meskipun ditemukan ada beberapa hewan kurban yang belum memenuhi syarat usia. (mrf/eny)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: