Hanya Melayani Satu Kapal Penumpang

Kasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kelas I Balikpapan, Capt Hasan Basri. (Andrie/Disway)

Balikpapan, Diswaykaltim – Pandemi COVID-19 yang menyebar dengan cepat membuat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan meningkatkan kesiagaan. Salah satunya dengan hanya menyediakan satu dari tiga kapal penumpang milik PT Pelni yang boleh melayani penumpang di Kota Minyak.

KM Bukit Si Guntang hanya akan melayani pelayaran wilayah timur Indonesia. Meliputi Pelabuhan Tarakan, Nunukan, Pare-pare, Makasar, Maumere, Larantuka, Surabaya, Nambela, dan Sorong. Namun khusus di Maumere dan Sorong, pemerintah daerah menetapkan pembatasan akses wilayah. Sehingga kapal KM Bukit Si Guntang tidak bisa berlabuh.

“KM Lambelu diistirahatkan dan berada di Makassar. Sedangkan KM Labobar juga diistirahatkan dan berada di Surabaya,” ujar Kasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kelas I Balikpapan, Capt Hasan Basri.

Terkait larangan mudik yang dikeluarkan Pemprov Kaltim dan Polda Kaltim, KSOP Kelas I Balikpapan menyatakan masih belum ada surat tertulis dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan tentang larangan mudik tersebut.

“Kami masih menunggu surat resminya. Jika memang sudah ada, kami siap melaksanakannya,” tegasnya.

Lanjut Basri, pelayaran kapal kargo dan sembako tetap berjalan normal. Pasalnya pelayaran ini tidak melibatkan banyak orang. Namun jika ada kru kapal yang terpapar COVID-19, maka penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Risiko penyebarannya juga lebih kecil. Dibandingkan dengan kapal penumpang. Asalkan kapal-kapal ini memenuhi protap yang ditentukan KSOP Kelas I Balikpapan dan KKP Balikpapan,” tutupnya. (bom/hdd)

Leave A Reply