Pemasangan 1.000 LPJU Balikpapan Terancam Tertunda

Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di malam hari di Balikpapan. (Hafizh/Disway)

Balikpapan, diswaykaltim – Rencana pemasangan 1.000 lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kota Minyak terancam tertunda. Ini disebabkan rencana Pemkot Balikpapan mengevaluasi anggaran untuk percepatan penanganan COVID-19.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, proyek pemasangan lampu yang direncanakan awal tahun, belum bisa dilaksanakan. Padahal proyek ini sudah masuk dalam tahapan persiapan lelang. “Bisa saja ada penundaan atau pengurangan jumlah. Kami masih menunggu hasil evaluasi,” ujar Sudirman, baru-baru ini.

Rencana pemasangan 1.000 lampu itu, kata Sudirman, akan menggunakan dana bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Kaltim senilai Rp 25 miliar. Namun, karena adanya COVID-19, maka kemungkinan bankeu tersebut dialihkan. “Kami lihat kekuatan anggaran yang tersedia. Jika tidak ada, bisa saja ditunda,” katanya.

Sebelumnya, rencananya penempatan LPJU tersebut melingkupi jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota, yang menurut pantauan, beberapa di antaranya kondisinya remang-remang. Begitu juga titik ruas jalan yang sama sekali belum ada penerangannya akan diadakan tahun ini.

Beberapa titik tersebut, seperti di ruas Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 23, tepatnya di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH). Kemudian jalan menuju Institut Teknologi Kaltim (ITK) di Kilometer 15, dan sejumlah titik di Kilometer 13.

Selain itu, LPJU akan dipasang untuk menerangi jalan lingkungan di seluruh kecamatan di Kota Beriman. Hal ini sesuai Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) yang baru, penerangan untuk jalan lingkungan merupakan tanggung jawab kecamatan maupun kelurahan. Termasuk perawatannya. Jalan lingkungan ini antara lain adalah jalan yang lebarnya kurang dari 4 meter. (ryn/hdd)

Leave A Reply