Merasa Nyaman di Berau

BERBICARA tentang keelokan Bumi Batiwakkal, memang tidak ada habisnya. Mulai dari sumber daya alam, objek wisatanya, hingga masyarakatnya cukup menarik untuk dibahas. Seperti yang diutarakan Retno Fitri Ayu.
Gadis kelahiran Berau, 26 Januari 1999 ini mengatakan, bahwa dirinya terlampau nyaman berada di Kabupaten Berau. Dengan segala budaya yang dimiliki oleh Bumi Batiwakkal, membuat dirinya jatuh hati.
Diakuinya, bahwa kedua orang tuanya adalah seorang transmigran dari Pulau Jawa.
“Saya dari kecil di Berau, lahir juga di Berau walaupun aslinya suku Jawa. Tapi sedikit banyak jadi tahu tentang Berau,”katanya kepada DiswayBerau.
Dirinya mengaku tertarik dengan semua keanekaragaman yang dimiliki oleh Berau. Terlebih tentang pariwisata dan budayanya.
“Khususnya seni tari, karena kebetulan saya memang punya ketertarikan tersendiri dengan tari. Dari kecil sudah menari, mempelajari tarian Berau juga,”ungkapnya.
Dikatakannya, banyak sekali potensi keindahan yang di miliki Berau. Seperti dari sektor pariwisatanya, mulai pantai yang cantik dan indah, hingga masyarakat yang rukun dan damai.
“Menurut saya, ini kota benar-benar damai,”ujarnya.
Selain itu, banyak seni dan budaya yang dikembangkan oleh masyarakat Berau. Seperti tari dayak, Banua(tari japin) dan tarian suku Bajau( tari dalling). Dirinya, beberapa kali juga terlibat dalam mengisi acara daerah Berau, yang berkaitan tentang budayanya.
Retno-sapaan akrabnya- saat ini sedang menjalani studi S1 di Universitas Muhammadiyah Malang. Dirinya pun tak segan menjelaskan tentang masyarakat yang ada di Kabupaten Berau.
Lanjutnya, masyarakat yang ada di Berau, tidak semuanya berasal dari tanah Borneo. Saat ini Kabupaten Berau telah menjadi wadah yang nyaman bagi setiap orang.
Menurutnya, hal itu terjadi karena Kabupaten Berau menjunjung tinggi nilai Pancasila dan toleransi yang luar biasa.
“Banyak pendatang dari luar daerah. Masyarakat asli Berau pun sangat welcome dengan pendatang dari pulau lain,”ujarnya.
Selain pariwisata dan masyarakatnya, Berau juga sangat kaya dengan budaya. Sebagai seorang pemudi, dirinya berusaha untuk terus terlibat dalam melestarikan budaya Bumi Batiwakkal. Selain itu dirinya pun berharap tetap ada keharmonisan di antara semua masyarakat Berau.
Lanjutnya, pariwisata di Berau sudah cukup terkenal, karena memang potensi wisata sangat bagus dan banyak tempat bisa dikunjungi. Baginya, Berau adalah tetesan surga yang jatuh ke Bumi.
“Saya bangga lahir di tanah yang kaya,”pungkasnya. (*/fst/app)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: