Mercon Bahayakan Kilang Minyak Pertamina

Salah satu penjual kembang api di Pasar Klandasan. (bom/disway)

=====

Pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, Polresta Balikpapan menyoroti penjualan petasan. Kepolisian akan menertibkan jika menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Kapolresta Balikpapan AKBP Turmudi menjelaskan, keberadaan petasan menjadi salah satu atensi. Hal ini lantaran setiap tahun petasan meramaikan perayaan khususnya di malam Tahun Baru. Namun seperti diketahui, ada sejumlah jenis petasan. Ada yang dinyatakan aman digunakan adapula yang tidak.

“Nanti kami tertibkan,” ujar AKBP Turmudi, Rabu (25/12).

Dari pengamatan media ini, penjual petasan mulai marak di sejumlah kawasan. Rata-rata yang dijual kembang api. Ada juga mercon yang dianggap membahayakan. Tak hanya terhadap pengguna, keberadaan petasan juga dianggap berbahaya terhadap kawasan yang menjadi objek vital nasional (obvitnas) seperti Kilang Minyak Pertamina.

“Kami bakal evaluasi lebih dulu,” tambahnya.

Seperti diketahui, di tahun baru lalu, dari sejumlah razia yang dilakukan Satpol PP, banyak pedagang petasan masih menjual mercon. Dalam razia yang dilakukan sebelum malam tahun baru tercatat lebih 300 petasan di dalam tiga dus dari sejumlah pedagang kembang api yang diamankan. Kepada pedagang, petugas memberikan surat panggilan untuk dimintai keterangan. (bom/hdd)

Saksikan video menarik berikut ini: