Andi Harun Sebut Kota Tepian Mesti Membangun PLTU

Andi Harun. (Mubin/Disway Kaltim)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Kota Tepian masih menghadapi kekurangan energi listrik. Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Harun menyebut, masih banyak rumah tangga di Samarinda yang belum teraliri listrik.

Jika merujuk data di lapangan, di kota penyangga ibu kota negara yang baru ini banyak rumah tangga yang belum teraliri listrik. Karena itu, kekurangan listrik telah menghambat penambahan investasi baru dan pengembangan ekonomi di Samarinda.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim ini berpendapat, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tidak bisa lagi diandalkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Samarinda. Usianya sudah terlalu tua. Buktinya kota ini masih menghadapi pemadaman listrik bergilir.

“Apakah pemerintah kota hari ini tidak bermohon atau meminta untuk mencukupi listrik di Samarinda? Selalu. Tapi memang produksi listrik di sistem Mahakam kita tidak cukup,” katanya belum lama ini di Hotel Selyca Mulia Samarinda.

Ia menyarankan Samarinda memiliki pembangkit listrik tersendiri. Pilihannya, pemerintah dapat mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Batu bara yang selama ini hanya dijadikan komoditas bisa dijadikan bahan bakar PLTU.

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

“Batu bara akan kita jadikan sebagai modal pembangunan. Satu di antaranya menjadi bahan bakar pembangkit tenaga uap,” katanya.

Andi mencontohkan Kabupaten Jeneponto di Sulawesi Selatan. Di daerah tersebut hanya terdapat garam. Tak ada batu bara layaknya di Samarinda. Namun Jeneponto memiliki pembangkit listrik dengan kapasitas besar.

“Masih banyak lagi daerah-daerah lain di Jawa yang bukan penghasil batu bara. Tetapi punya PLTU. Sedangkan kita tidak punya,” sesalnya.

Dengan potensi besar yang dimiliki Samarinda. Baik kekayaan alam maupun sumber daya manusia. Andi menyebut, mestinya kota yang diapit Kabupaten Kutai Kartanegara ini dapat membangun PLTU.

“Insyaallah kita bisa membuat PLTU. Untuk mendukung pembangunan Samarinda. Kita tidak bisa lagi mengandalkan PLTD,” jelasnya. (adv/qn)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: