Praktik Calo Uji KIR, Aji Ratna: Ubah jadi Sistem Online

Aji Ratna Kusuma. (istimewa)

Samarinda, DiswayKaltim.com – Praktik calo pada uji KIR kendaraan dikritik pengamat kebijakan publik Aji Ratna Kusuma. Ini buntut bentuk pelayanan masih manual. Bukan secara online.

Semestinya Dinas Perhubungan (Dishub) sudah bisa mengantisipasi itu. Mengubah sistem pelayanan langsung menjadi e-goverment. Atau sistem pemerintahan berbasis elektronik.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

“Jadi tidak ada lagi kontak dengan orang per orang, pelayanan KIR dibuat secara online, jadi tidak ada lagi sistem pencaloan seperti itu,” ucap Aji, Jumat (20/12/2019).

Aji menganggap dengan sistem online akan membuat pelayanan KIR menjadi lebih mudah, efektif, dapat diawasi. Termasuk meminimalisasi tindak korupsi.

Meski pun dia akui pelayanan Uji KIR lebih rumit jika dilakukan secara online. Sebaba harus ada interaksi antara pemilik kendaraan dengan petugas.

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

“Bisa saja secara online dia sudah membayar, tapi pada saat cek, kendaraannya tidak beres. Nah masih bisa bermain (curang,red) juga di situ,” terang Guru Besar Fisip Unmul ini.

Dia menyarankan Dishub mencontoh konsep pelayanan terpadu satu pintu. Lalu membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan dari Dishub tersebut. (krv/boy)

Baca juga : PAD dari Uji KIR Tinggi, Dishub Bantah Adanya Praktik Calo

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: