Sungai Segah Menghijau Lagi

Air Sungai Segah yang diduga kembali menghijau, videonya viral saat diunggah Minggu (10/11) siang. (Repro YouTube Gondrong Labanan)

TANJUNG REDEB, DISWAY – Air Sungai Segah kembali menjadi hijau, Minggu (10/11) sore. Warga Teluk Bayur mendapati aliran sungai yang biasanya berwarna kecokelatan, menjadi seperti yang terjadi pada 2015 lalu.

Seperti yang diungkapkan Samsul, bekerja di salah satu perusahaan tambang di Teluk Bayur mengaku terkejut saat menyeberangi Sungai Segah sudah berwarna hijau

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

“Saya baru tahu sore tadi, waktu pulang kerja. Pas naik ketinting kok rasanya ada yang aneh, pas saya lihat-lihat rupanya berubah jadi hijau seperti tahun 2015 lalu,” ujarnya.

Meski sempat mendapati Sungai Segah berubah menjadi hijau, namun dia tidak mengatahui secara pasti kapan fenomena itu mulai terjadi kembali lantaran, saat turun bekerja pada dini hari.
“Sayakan turun kerja subuh, jadi enggak tahu bagaimana kondisi airnya saat itu, tahunya pas pulang kerja,” tuturnya.

Bukan hanya di Teluk Bayur, kondisi serupa juga disampaikan oleh warga Labanan melalui video yang diunggah di akun Facebook Labanan-Labanan dan YouTube Gondrong Labanan berdurasi 8 menit 33 detik. Dalam ketarangan pria berbaju biru dengan rambut gondrong itu kondisi Sungai Segah di Kampung Labanan juga mengalami perubahan menjadi hijau. Bahkan menyebut akibat peristiwa itu sejumlah ikan ditemukan mati.

“Yang jelas posisi saat ini tanggal 10 November 2019 banyak ikan mati di Sungai Segah, tetapi belum ada yang mengetahui penyebab kematian ikan ini, apakah karena kondisi air yang berubah atau karena faktor lain. Sampai sekarang juga belum ada informasi resmi dari pihak terkait soal ini,” ujarnya dalam rekaman video tersebut.

Video yang diunggah pada Minggu siang tersebut kini sudah dilihat oleh ratusan pasang mata pengguna media sosial, bahkan sejumlah pengguna lain juga telah membagikan video itu. Banyak dari para warganet yang menduga kejadian ini adalah akibat limbah perusahaan.

Menyikapi hal tersebut kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) saat dihubungi media ini melalui sambungan telefon belum meberikan jawaban. (*/zuh/app)

Saksikan video menarik berikut ini: