Program BID di 18 Kecamatan Kutim Terealisasi

Suwandi (tiga kiri) saat membuka kegiatan BID di Muara Ancalong dengan memotong nasi tumpeng.

Sangatta, DiswayKaltim.com – Muara Ancalong menjadi kecamatan yang ke 18 melaksanakan kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kadis DPMD Kutim Suwandi yang mewakili Bupati Kutim Ismunandar. Kegiatan dihelat di Lamin Datun Kecamatan Muara Ancalong pada beberapa waktu  lalu. Turut hadir pejabat yang ada di kecamatan, dan desa.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Kadis DPMD Kutim Suwandi mengatakan, Kutai Timur terdapat 18 kecamatan dan 139 desa. Program BID di Kutim yang sudah di targetkan pada 2019 untuk terlaksana di 18  kecamatan sudah terealisasi dengan baik.

Program BID ini bertujuan untuk  mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi pedesaan. Serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.

Terutama dapat meningkatkan efektivitas penggunaan dana desa melalui proses oengelolaan pengetahuan secara sistematis , terencana dan partisipatif.

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

“Diharapakan  setiap desa menjadi desa mandiri, melalui tiga menu program unggulan. Yaitu infrasturuktur, sumber daya manusia dan kewirausahaan peningkatan ekonomi,” ungkapnya.

Lanjut Suwandi, semoga dengan BID bisa memberikan manfaat untuk membuka kreativitas, dan meningkatkan efektivitas perencanaan dana desa yang baik.

Sehingga ke depan dapat meningkatkan PADdesa, dan dapat membuka bursa kearifan lokal UKM di desa-desa. Dengan BID yang terus dijalankan, pemerintah berharap dapat mendorong produktivitas ekonomi pedesaan agar terus dikembangkan.

Dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan harapan kita, tahun ini ada Inovasi baru yang dimunculkan oleh desa-desa di Kutim. Yang lebih kreatif dan lebih inovatif, melalui reflikasi inovasi yang telah ada dan dapat membuat inovasi baru sesuai karakteristik potensi lokal desanya. Sehingga dapat menjadi produk unggulan lokal desa ke depannya,” jelas Suwandi saat didampingi istrinya dr.Hj. Yuwana SK, M.Si yang juga sebagai sekretaris TP PKK Kutim. (oke/adv)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: