Merengek Minta Dibelikan, Buku Dibawa Lari dan Ditinggal

Melihat Serunya Anak-Anak Bermain dan Belanja Buku di Bazar Big Bad Wolf

Bazar buku Big Bad Wolf (BBW) sukses memanjakan anak-anak. Animo membeludak. Pengunjung datang dari berbagai daerah di Kaltim. Rata-rata pengunjung datang bersama keluarga.

Oleh: Darul Asmawan

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

TIDAK hanya mencari buku, arena bazar juga menjadi tempat bermain anak-anak. Tempatnya seperti labirin. Anak-anak bermain di antara bilik-bilik yang terbentuk dari susunan meja yang berisi setumpuk buku itu.

Ada juga orangtua yang memasukkan anaknya kedalam keranjang belanja. Agar lebih mudah menjaganya. Sambil berkeliling mencari buku. Dengan keranjang belanja itu.

Bagi pengunjung yang memang serius mencari buku incarannya. Sudah barang tentu keranjang belanja mereka penuh dengan buku. Terutama buku untuk anak-anak.

Memang, di antara banyak jenis buku, seperti novel fiksi dan non fiksi, lalu buku-buku literatur. Yang paling banyak adalah buku anak-anak. Dari gambar cover-nya saja sudah menarik minat. Sebab, menampilkan gambar-gambar kartun dan tokoh-tokoh animasi.

Tidak sedikit anak-anak yang merengek ke orangtuanya. Untuk membeli buku yang diinginkan. Tapi para orangtua selalu punya seribu satu jurus menolak. Merayu anaknya, jika mereka tak setuju dengan buku pilihan si anak. Namanya anak-anak. Tidak peduli. Buku mereka ambil. Dibawa lari ke sana-sini. Lalu ditinggal di sembarang tempat.

BUKU AJAIB DIMINATI

Merengek Minta Dibelikan, Buku Dibawa Lari dan Ditinggal

Sejumlah anak memilih buku bersama orangtuanya (foto atas). Foto bawah, booth Buku Ajaib salah satu yang paling diminati anak-anak. (Darul/Disway Kaltim)

Buku ajaib. Merupakan buku yang memadukan literasi dengan teknologi Augmented Reality (AR). Buku-buku itu berisi gambar-gambar. Jika di-scan menggunakan gadget, akan memunculkan gambar tiga dimensi (3D). Terlihat hidup di dalam layar gadget.

Sebelum itu, terlebih dahulu si pengguna men-download aplikasinya. Di PlayStore maupun AppStore. Ada dua versi aplikasi. Yang pertama hippo magic untuk aplikasi berbahasa inggris. Pun dengan bukunya, berbahasa inggris.

Untuk versi bahasa indonesia, download aplikasi alif dan sofia. Buku yang berbahasa indonesia, judul bukunya, Ayo, Shalat. Ini buku paling laris sejauh gelaran bazar buku ini berlangsung.

Total ada 15 judul buku di pameran Buku Ajaib ini. Satu berbahasa indonesia. Sisanya bahasa inggris. Harga masing-masing buku Rp  90.000.

Kembali ke gadget. Setelah men-download aplikasinya. Pengguna harus melakukan scaning cover buku yang sudah dimiliki. Setelah download lagi judul buku yang muncul setelah proses scaning. Selesai. Aplikasi siap digunakan.

Pengguna tinggal scan gambar dalam buku, menggunakan aplikasi dalam gadget. Karakter dalam buku itu akan terlihat hidup. Dalam bentuk 3D. Bercerita dan berinteraksi dengan gambar.

Big Bad Wolf (BBW) hadir di Balikpapan sejak 1 hingga 10 November 2019 di Balikpapan Sport And Convention Center (BSCC) Dome.

Sebelumnya, BBW telah sukses dilaksanakan di Jakarta, Jogjakarta, Bandung, Medan dan Surabaya. Balikpapan kota ke lima dalam program tour-nya di 2019. BBW ingin mempersembahkan akses bacaan berkualitas, dengan harga terjangkau. Diskon besar-besaran pun ditawarkan. Mulai 60-80 persen dari harga normal.

“Kesadaran akan pentingnya mengenalkan budaya membaca. Memberikan akses buku-buku yang baik, bermutu serta terjangkau kepada masyarakat, menjadi semangat bazar buku BBW ini,” kata Presiden Direktur Bazar Buku Big Bad Wolf, Uli Silalahi, Kamis (7/11/2019).

Dia memaparkan data dari The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Pada 2012, indeks membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, dari 1.000 orang Indonesia, hanya satu orang yang rajin membaca buku.

Penelitian lain, kata dia, Most Literate Nation In the World oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu. Menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara soal minat membaca masyarakatnya.

“Rendahnya minat baca tentu mempengaruhi tingkat intelektualitas masyarakat. Hal ini akan berdampak pada bagaimana masyarakat menanggapi suatu permasalahan atau isu yang tengah berkembang,” terangnya.

“Masyarakat dengan tingkat kegemaran membaca yang tinggi pasti akan menanggapi suatu permasalahan dengan cara yang berbeda dan lebih positif. Jadi, melalui literasi buku, mampu menciptakan generasi yang lebih baik, karena buku adalah jendela dunia,” sambungnya.

BBW, lanjutnya lagi, menyediakan pilihan buku yang beragam, menarik dan jarang ditemukan di tempat lain. Mulai dari buku anak-anak, seni, budaya, bisnis, arsitektur, memasak, fashion hingga deretan novel karangan penulis terbaik di dunia. Buku yang paling diminati dalam bazar buku BBW ini adalah buku anak-anak, buku ajaib.

“Buku ini merupakan salah satu terobosan terbaru yang menggabungkan antara teknologi dan literasi, yakni teknologi Augmented Reality (AR). Teknologi ini dapat menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak,” jelasnya. (eny)

 

Saksikan video menarik berikut ini: