Upayakan Wilayah Hulu Tersentuh Jaringan Telekomunikasi

Beberapa wilayah masih terbatas jaringan telekomunikasi. Bahkan daerah Muara Bulungan terdapat tower namun belum bisa dimanfaatkan warga. (Heri Muliadi/DiswayKaltara)

Tanjung Selor, DiswayKaltim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan telah mengusulkan beberapa daerah hulu, seperti Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kecamatan Peso atau yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi, agar terfasilitasi.

Pasalnya, selama ini masih didapati wilayah kecamatan yang mengalami blank spot sehingga menyulitkan masyarakat dalam berkomunikasi, terutama menggunakan telepon seluler.

“Kami akui beberapa wilayah belum terpenuhi masalah jaringan,” ungkap Bupati Bulungan, Sudjati kepada DiswayKaltara, Senin (29/7).

Pihaknya sendiri telah mengusulkan kepada pemerintah pusat, atas dasar usulan dari PT Telkom agar segera dibangunan jaringan telekomunikasi. Tentunya jaringan juga menjadi salah satu kebutuhan masyarakat, terutama wilayah pelosok desa.

“Yang kami usulkan sebanyak 5 titik, masih dikeluhkan terjadi blank spot. Sehingga dalam berkomunikasi menggunakan telepon masih terbatas. Kami upayakan terpenuhi,” bebernya.

Bentuk usulan itu berupa pembangunan Base Transceiver Station (BTS) atau tower jaringan. Yang selama ini masih kurang bisa menjangkau wilayah-wilayah jauh. Dia mengatakan walaupun di Bulungan sudah ada tower hanya saja ada juga tidak berfungsi. Kembali kepada kewenangan untuk mengaktifkannya itu berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).
Untuk itu, Pemkab Bulungan tidak bisa melakukan pembangunan, pihaknya hanya sebatas mengusulkan agar daerah yang blank spot dibangunkan tower jaringan. Disinggung daerah mana yang lebih prioritas, kata dia, pengusulannya masih untuk wilayah hulu yakni di Kecamatan Peso dan Kecamatan Tanjung Palas Barat.

“Kalau daerah Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas, Tanjung selor kan sudah ada,” sebutnya.

Dia menambahkan selama ini Kecamatan Peso dan Kecamatan Tanjung Palas Barat jaringan telepon di daerah itu sangat terbatas. Sehingga informasi terkini jika terjadi suatu hal tidak dapat diakses cepat. Masih banyak daerah yang tidak tersentuh selain itu karena didukung oleh geografis yang berjauhan.

“Tidak bisa kami melakukan pemantauan banjir atau kebakaran, bahkan orang sakit. Jaringan masih terbatas, apalagi daerah Long Pleban, Long Peso, Pujungan masih sulit,” jelasnya.

Dia mengharapkan semua kecamatan dapat tersentuh jaringan. Itu supaya adanya kemudahan akses seperti daerah lain. Yang tak berfungsi selama ini seperti daerah pesisir yakni Pulau Tias. Di sana masih keterbatasan jaringan, padahal BTS nya sudah terbangun. Pihaknya terus berupaya agar daerah blank spot dapat teratasi. Ini untuk mendukung tahun 2020 sudah aman jaringan.

“Kalau tower di Muara Bulungan itu sudah berfungsi maka di Pulau Tias sudah bisa diakses jaringan telepon,” tutupnya. (*/ady/app)

Leave A Reply